SM*SH article in GAUL with the rubric “SAMPUL GAUL”


Lahirnya boyband baru SM*SH lumayan jadi fenomena tersendiri di Indonesia. Muncul dengan lagu andalan I HEART U dan koreo yang energik, SM*SH berhasil menarik perhatian banyak orang. Mereka melejit seperti roket tapi banyak juga yang memandangnya sebelah mata. SM*SH disebut plagiat yang cuma bisa niru-niru. Ngobrol yuk sama mereka!!

Cikal bakal SM*SH berawal dari seorang cowok bernama “Benny Zuniar” yang pengen punya projek baru di bidang musik. Waktu doi jalan-jalan ke Tokyo dan Seoul, doi banyak dapat masukan tentang boyband yang lagi happening di kedua negara tersebut. Dari situlah doi kepikiran ngebentuk satu boyband baru di Indonesia. Sesampainya di Tanah Air, doi ngandelin lagu yang di bikin oleh Buny Duyun, Sogi Indraduaja, Decil Prapanca dan Hendi Gumail yang berjudul I Heart U, doi mulai cari personil buat boyband impiannya.

“Saya emang nyari cowok yang boys next door gitu. Jadi wajah-wajah biasa yang dilihat disekitar rumah. Bukan wajah-wajah indo di tempat tertentu,” ungkap Benny waktu mapir ke Gaul bareng anak-anak SM*SH, Sabtu (5/3) lalu.

Pertama banget Benny dengan manajement-nya Star Sign Manajement ngerekrut Dicky M. Prasetya, Reza Anugrah dan M. Ilham Fauzie yang lagi ikut dance kompetisi di Bandung -yang acara dance Cinta Laura-. Berikutnya, Bisma Karisma, Rangga Dewamoela Soekarta, Rafael Landry Tanubrata dan Handy Morgan Winata.

“Jadi sebenarnya udah saling kenal duluan trus dikumpulin sama menagement”, ungkap Bisma.

Semua personil SM*SH pertama kali bertemu tanggal 10 April 2010. Mereka seterusnya ditraining nyanyi dan nge-dance sampe 6 bulan. Yup, dunia dance udah gak asing lagi buat semua personil SM*SH kecuali Morgan, jadi nggak ada masalah buat mereka nyanyi sambil ngedance. Sebaliknya, secara Morgan baru kenal dance pass doi gabung di SM*SH, gak heran kalo doi masih suka salah koreonya.

Dibilang Ngejiplak Kpop

Nama SM*SH didapat dari masukan manajemen dan anak-anak SM*SH. Mereka milih nama Smash karena gampang diucapin. Nama itu punya tujuan buat ‘nyesmash’ dunia dengan karya-karya mereka. SM*SH sendiri adalah kepanjangan dari Seven Man as Seven Heroes.

“Heroes disini bukan pahlawan seperti Batman atau Spiderman, kita pengen ngajak anak muda untuk berkarya di hal-hal positif,”tambah Bisma.

Sementara tanda bintang yang ngegantiin huruf A merupakan lambang manejement mereka, Star Signal Management. Di awal kemunculan mereka, banyak yang mengecam mereka sebagai penjiplak dengan boyband yang lagi terkenal di Korsel. Mereka dibilang ikut-ikutan. Apalagi di penampilannya, mereka sering kali lipsing waktu itu.

“Kita keluar pas ‘Korean Wave’ (semarak Korea), makanya dibilang ngejiplak. Padahal Korean Pop (Kpop) adalah salah satu inspirasi kita. Ada yang bilang kami ngejiplak dance, padahal itu aku bikin sendiri,”ucap Bisma. “Sebenarnya kita pengen banget nyanyi live, tapi karena mic wireless tidak mencukupi, makannya kita jadi lipsing. Tapi sekatrang mereka udah nyiapin 7 mic, jadi kita bisa nyanyi live,”” tambah Rafael

Menanggapi soal image boyband yang melow dan dinilai identik sama cowok banci dan cuma jual tampang. Rangga mencoba menanggapi dengan bijak.

“Sama-sama musisi, menghargai karya anak Indonesia. Di luar, banyak boyband terkenal, masa Indonesia gak bisa kayak gitu? Aku berharap kita bisa mewarnai dunia musik Indonesia,”katanya ringan.

Sebelum jadi bagian dari SM*SH, mereka rata-rata gak tau apa itu Kpop kecuali Rafael. Yup, karena Rafael dulunya seorang penyiar radio di Bandung, dan sering muterin lagu-lagu Kpop dan Jpop. Baru setelah mereka muncul di acara musik di salah satu TV nasional -SCTV- di bulan Oktiber 2010 lalu itu, mereka ngerti. SM*SH dibilang ngejiplak Kpop, dan mereka pun akhirnya jadi tau, apa itu Kpop.

Inspirasi dari King Of Pop

SM*SH juga sempat dihubung-hubungkan dengan SHINee, salah satu boyband Korea yang cukup punya banyak fans di Tanah Air. Sempet beredar kabar, kalo anggota SM*SH ngaku-ngaku mirip personilnya SHINee

“Sebenarnya, ada media dan waawancara kita dan nanya, kita mirip siapa di SHINee, dan kita jawab gak ada. Trus reporternya maksa buat nyebutin nama yang agak-agak mirip, nah aku sebut Onew karena matanya sama-sama sipit. Eh, malah jadi heboh di Twitter,”jelas Rafael yang ngaku ngefans sama TVXQ.

Lebih jauh lagi, mereka bilang, kalo konsep nyanyi sambil ngedance gak cuma ada di Korea. Negara Asia lainnya pun seperti China, Jepang, Taiwan dan Thailand juga punya banyak boyband yang bagus dan ada koreonya. Karena‘Korean Wave’ lagi booming di Indonesia, makanya SM*SH dibilang ngejiplak Korea.

“Tapi kalo dibilang terinspirasi banget sih nggak, kita lebih terinspirasi sama Michael Jackson yang merupakan legenda dan ngonsepin dance sambil nyanyi,”sambung Bisma.

Begitu juga dengan video klipnya. Konsep latar belakang putih dan polos uang mereka pakai, ternyata konsep kebanyakan video klip penyanyi korea, makanya mereka juga dibilang ikut-ikutan.

“Padahal kita pake konsep putih dan bersih, karena pengen ngenalin para personil SM*SH satu persatu. Karena kita baru, kita pengen nunjukin Bisma yang mana, Dicky yang mana,”terang Rangga.

“Kita bukan plagiat. Kenapa gak ada rasa percaya diri dari orang Indonesia. Kita bisa kok maju dan menaikkan nama Indonesia,” tambah Bisma

Sementara soal kostum, gaya pakaian SM*SH mereka ngaku inspirasinya dapet dari iklan-iklan Echan M yang merupakan merek pakaian terkenal di Eropa. Ada juga pakaian yang berkonsep Surealish yang diambil dari foto-foto pejalan kaki di PAris yang bergaya Eropa klasik. Jadi nggak tepat kalo dibilang Korean Style.

SM*SHblasht yang Fanatik

Biarpun bisa dibilang masih seumur jagung alias masih baru, SM*SH udah punya SM*SHblasht. Sebutan untuk fans SM*SH di Indonesia. Biarpun yang gak suka sama SM*SH juga gak sedikit, sih. Terbukti dari ramenya penonton yang histeris kalo mereka tampil.

“Sebenarnya kita kasian sama fans yang sampe nangis-nangis. Padahal kalo dipiki, kita manusia juga, sama-sama makan nasi. Kita juga sering khawatir kalo lagi perform. Penonton sampe dorong-dorong,”kenang mereka kompak.

Kebanyakan SM*SHblasht yang rata-rata cewek ini hobi banget ninggalin tanda di tubuh dan di wajah anak-anak SM*SH, dari cakaran sampe cubitan. Gak cuma itu malah, pintu mobil mereka sempet rusak dan gak bisa ditutup gara-gara digedor-gedor fans yang pengen deketin mereka.

“Agak mengganggu sih, tapi itu bentuk kecintaan mereka ke kita. Mereka mengedor-gedor, karena pengen megang kita. Kita udah ngasih tau mereka jangan gitu-gitu amat sih,”ungkap Rafael yang ngaku banyak juga terima kado makana, pakaian sampe aksesoris dari fans.

Kebalikannya fans, SM*SH juga punya anti SM*SH atau haters. Fans yang gak suka sama SM*SH ini bilang SM*SH ngejiplak, boyband banci sampe tuduhan penyanyi yang cuma jual tampang. Yup, SM*SH emang punya cukup banyak pengalaman dengan haters. Komentar miring, udah kayak makanan sehari-hari buat mereka. SM*SH sering diteriakin dari jauh dan dijelek-jelekin.

“Indonesia blom ada boyband baru lagi. Kita mencoba hal baru, jadi harus optimis ngerjainnya. Kami semua suka bermusik dan di sini SM*SH nunjukkin itu,” ungkap Rangga.

Tanggal 6 Maret 2011 lalu, SM*SH ngeluarin singel kedua mereka berjudul “Senyum dan Semangat” -bisa dilihat ulasan dan liriknya dibawah-. Lagu ini bisa dibilang curahan hati anak-anak SM*SH yang selalu diledek para haters. Di lagu ini, mereka nunjukkin kesedihan mereka waktu mereka diledeki. Lewat lagu ini mereka nunjukkin kalo mereka tetap semangat dan tersenyum. Mereka pengen ngasih tau para haters kalo mereka bisa berprestasi dan cibiran para haters mereka jadiin motivasi buat maju.

Dengan musik yang lebih up beat daripada I Heart U, SM*SHblasht diajak berjingkrak bareng di lagu Senyum dan Semangat. Begitu juga dengan SM*SH sendiri, mereka ngebawain lagu ini dengan ngedance dan always tersenyum. Mereka mau nunjukkin ke para haters kalo cita-cita muluk mereka buat go internasional bakal tercapai. Sejauh ini penggarapan album udah 60%. Udah recording 7 lagu dari rencana 9 lagu. Di album yang rencananya dijuduli Selftitle ini bakal ada lagu melow-nya juga. Temanya gak jauh-jauh dari anak muda, tentang percintaan remaja. Rencananya album ini bisa rilis tahun depan.

Mengambil kesempatan emas

Nama SM*SH saat ini juga identik dengan, ‘Cenat Cenut’. Yap, drama remaja berjudul ‘Cinta Cenat Cenut’ yang diperani sama semua member SM*SH ini memang sekaligus menjadi kendaraan SM*SH yang bagus yang mengantar kepopuleran SM*SH dengan cepat.

“Selama ada kesempatan kenapa gak diambil? Selama kesempatan itu bisa kita lakuin dengan baik,” ucap Bisma saat ditanya pendapatnya tentang istilah aji mumpung.

Pastinya, soal peran yang harus mereka mainin di drama TV ini pun gak bisa asal-asalan. Sebelum mulai syuting, anak-anak SM*SH dilatih akting. Jangan kaget pas pertama syuting pun, anak-anak SM*SH ngerasa canggung, bahkan sampe beberapa kali take.

“Belakangan sering dapat masukan san kita saling support, jadi udah biasa.” kata mereka

Di sinetron -lebih ke drama- yang rencananya awal panjangnya 13 episode ini, mereka bermain dengan memakai nama masing-masing. Rafael dan Morgan jadi pemeran utama. Mereka berdua ngeributin Putri (Caca). Bisma sendiri berperan sebagai playboy urakan dan berasal dari keluarga berantakan. Sedangkan Rangga berperan sebagai murid yang pendiam yang punya dendam sama Rafael. Di sinetron ini, SM*SH ngelakuin syuting 8 kali sebula, Sabtu dan Mingu. Scene mereka dipadetin dua hari itu karena manejement pengan semaksimal mungkin gak ganggu jadwal sekolah mereka.

Sumber : Gaul Magazine No. 11 with Cover is SM*SH

Advertisements
Categories: SM*SH | Tags: , , , , , , , | 3 Comments

Post navigation

3 thoughts on “SM*SH article in GAUL with the rubric “SAMPUL GAUL”

  1. putri

    hay kak sm*sh n q fens brattttttttttttttttttttttttttttttttttt nyaaaaaaaaaaaaaa sm*sh n!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  2. firla

    Sm*sh klo ngejiplak ngejiplak aja!!!!

    • Chubs Loly

      kalau ngomong tentang ngejiplak.. Semua orang pasti menjiplak, semua boyband girlband malah.. Jadi coba bedakan menjiplak, meniru, dan terinspirasi 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s